algoritma pencarianAlgoritma 

5 algoritma pencarian dalam pemrograman

Teman-teman pembaca semuanya, apalagi sebagai anak IT sudah tidak akan asing lagi dengan yang namanya google.com. ketika kita akan mencari sesuatu baik keperluan tugas ataupun lainnya pasti akan mencari mamlui search engine. Tahukan kalian search engine mempunya beberapai algoritma dalam menentukan hasil dari pencarian yang teman-teman masukan. Berikut ini 5 algoritma pencarian yang digunakan pada search engine :

1. Pencarian Linier (Linear search)

Linier search merupakan metode pencarian yang paling sederhana dari pada lainnya, berikut iniprinsip kerja digunakan oleh linier search :

– Input : array aray dengan banyak data sebanyak ukuran.

– Output : data kunci dalam array aray.

– Prinsip : setiap data pada aray akan dibandingkan dengan kunci sampai pada data yang terakhir (kasus terburuk (worst case)).

– jika sebelum akhir data data yang di cari sudah ditemukan, maka pecarian selesai.

– Bila sampai akhir data tidak ditemukan, berarti kunci tidak terdapat  pada array tersebut.

Linier search

2. Pencarian Biner (Binary Search)

Binary search adalah metode pencarian data yang dilakukan dengan cara elimasi biner dengan berulang untuk mencari hasil yang sesuai dengan data yang diinginkan, berikut prinsip kerja dalam binary search :

– Asumsi : data sudah dalam keadaan terurut (naik)

Contoh :Buku telepon, presensi kuliah, dll.

– kunci akan selalu dibandingkan dengan data yang berada di tengah (middle), bila sama berarti data ketemu, bila tidak, akan “dilihat” apakah data ada di sebelah “kiri” (artinya data lebih kecil dari data di tengah) atau di sebelah “kanan” (artinya data lebih besar dari data di tengah). tetapi bila data ada di sebelah kiri, dilakukan pencarian dengan cara yang sama (sementara data yang berada di sebelah kanan akan diabaikan). Jadi, setiap kali pencarian, data selalu “dibelah” menjadi dua bagian (biner), sampai pada “titik tertentu” (bila sama dengan titik tengah, pencarian tidak dilakukan lagi. jiKa sampai pada tahap perbandingan terakhir data tidak ketemu, berarti data tidak ada pada array tersebut).

binary search

binary search c++

3. Sorting (Pengurutan)

Sorting merupakan metode pencarian dengan cara data diurutkan dari yang terkecil sampai yang paling besar atau sebaliknya. berikut ini prinsip kerja dari sorting :

– Mensorting data-data dari yang terkecil sampai besar, yang terendah sampai tinggi.

– Masalah : efisiensi (peningkatan kecepatan pencarian)

– Metode : bubble (gelembung), insertion (penyisipan), selection (pemilihan), merge (penggabungan), quick, shell, radix, dll.

4. Bubble Sort

Bubble sort adalah suatu algoritma pengurutan yang bekerja dengan cara melakukan penukaran data dengan data setelahnya secara berkelanjutan, sampai bisa dipastikan dalam satu literasi tertentu tidak ada lagi perubahan. Berikut ini prinsip kerja dari bubble search :

– Prinsip : seperti gelembung, yang besar akan “naik”, yang kecil akan “tetap” di bawah

– Setiap data (misalnya data pertama) akan dibandingkan dengan data yang ada di sebelahnya (dari data kedua sampai selesai. Ketika data pada baris pertama lebih besar dari data setelahnya, dilakukan penukaran tempat pada posisi data. samapai dengan data yang di inginkan sudah sesuai. Berikut contoh dari bubble Sort.

bubble sort

5. Insertion Sort

Insertin sort merupakan sebuah metode pengurutan data dengan cara melakukan penempatkan pada setiap elemen data pada posisinya dengan cara melakukan perbandingan dengan data – data yang ada. berikut ini prinsip kerja dari insertion sort :

– Ide : Terdapat sederetan kartu di meja

[8, 4, 7, 3, 1, 2, 6, 5]

– Ambil kartu pertama

[8]

– ambil kartu kedua : nomor 4, karena lebih kecil dari 8, ditaruh di sebelah kiri :

[4, 8]

insertion search

Demikian artikel terkait materi kuliah yang berjudul “5 algoritma pencarian dalam pemrograman”. Untuk dapat mendapatkan materi terkait algoritma pemrograman secara lengkap, dapat didownload melalui link berikut Algoritma Pemrograman Semoga bermanfaat

Related posts

Leave a Comment