kecerdasan buatan pencarian heuristikKecerdasan Buatan 

Kecerdasan Buatan : Analisa masalah, analisa ruang, bencarian buta dan pencarian heuristik

Pengertian

Analisa masalah merupakan suatu cara untuk mencari solusi dari setiap masalah yang sedang kita alami. sebagai contoh yang paling sering kita jumpai pada kegiatan sehari-hari. misalnya kita lagi di rumah tiba-tiba kita di haruskan untuk datang ke kantor karena ada urusan yang sangat penting. maka kita dengan secepat mungkin untuk datang ke kantor. tetapi sesampainya di kantor kita kadang masih ragu-ragu apakah AC, Televisi, lampu dll di rumah sudah di matikan. sehingga kitapun dalam bekerja tidak fokus. Dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat. hal seperti itu pelan-pelan sudah mulai teratasi di antaranya dengan memanfaatkan kecerdasan buatan.

terdapat 4 hal yang perlu diperhatikan dalam membangun suatu sistem yang mampu menyelesaikan masalah-masalah, antara lain :

  1. —Mendefinisikan suatu permasalahan dengan tepat
  2. Menganalisis dan memberikan solusi penyelesaian masalah yang sesuai
  3. Merepresentasikan masalah dengan ilmu pengetahuan
  4. Memilih teknik penyelesaian masalah yang sesuai dengan masalah tersebut.

Ruang Keadaan

Ruang keadaan atau sering di sebut juga State Space yaitu suatu ruang yang berisi semua keadaan yang memiliki kemungkinan dalam mendefinisikan masalah dengan baik. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mencari ruang keadaan, yaitu :

  1. Mendefinisikan ruang keadaan
  2. Menetapkan keadaan awal
  3. Menetapkan tujuan
  4. Menetapkan kumpulan aturan-aturan penyelesaian masalah

ketika hal di atas sudah terpenuhi, maka selanjutnya dapat di konversikan ke dalam 2 cara, yaitu  metode grapt dan pohon pelacakan.

Metode Grapt

—Metode grapt adalah suatu metode yang digunakan untuk menyajikan keadaan berdasarkan grafik. —Node dalam metode ini akan saling berhubungan satu sama lain dengan menggunakan dengan dilambangkan menggunakan panah untuk menunjukkan arah dari graph tersebut.

Contoh : Graph dalam pencarian jalur terpendek

metode grapt

 

 

Dalam graph disamping goalnya adalah T, sehingga jalur yang dilewati akan mencari yang paling optimal (pendek) yaitu : A – C – F – T = 15

Pohon Pelacakan

Dalam pencarian pohon pelacakan digunakan struktur pohon untuk menghindari kemungkinan adanya proses pelacakan suatu node secara berulang.

Contoh : Pohon AND/OR

pohon pelacakan

 

 

pohon AND/OR digunakan untuk mendiagnosa dalam suatu kasus. Tetapi dapat juga digunakan untuk menggambarkan suatu struktur pelacakan sistem komputer yang menggunakan kecerdasan buatan.

Metode pencarian dan pelacakan

terdapat  2 jenis metode pencarian, yaitu :

1. Pencarian Buta

a. Breadth-First Search (Pencarian Melebar Pertama)

Pencarian yang dimulai dari node akar dari kiri ke kanan, kemudian berpindah ke level berikutnya. sebagai contoh :

Breadth-First Search

Dari gambar disamping maka solusiny adalah:

S – A – B – C – H – G – F – E – D

Prosesnya sangat cepat tetapimemiliki tingkat kesalahan yang tinggi.

b. Depth-First Search (Pencarian Mendalam Pertama)

Pencarian yang dilakukan pada semua anaknya sebelum dilakukan pencarian ke node-node yang satu level. Pencarian akan dilakukan dari node akar ke node level yang lebih tinggi. Proses ini diulangi terus hingga ditemukan solusinya.

Depth-First Search

 

Dari gambar disamping maka solusiny adalah :

S-A-D-A-E-A-S-B-F-B-S-C-G-C-H-I

Pada metode ini membutuhkan waktu yang lama tetapi tingkat kesalahannya kecil. tetapi memiliki kesalahan yang lebih baik di bandingkan Breadth-First Search

2. Pencarian Heuristik

a. Generate and Test (Pembangkitan dan Pengujian)

Merupakan pencarian yang mengkombinasikan metode Depth-First Search dengan Backtracking (pelacakan balik atau mundur) yaitu bergerak ke belakang menuju pada suatu keadaan awal.

Contoh :

generate and test

Solusi Penyelesaian  : S-A-D-A-E-F-E-G-B-H-B-I-J-I-K-C-L-N

b. Hill Climbing (Pendakian Bukit)

—Metode pelacakan hasil dari kombinasi antara  Generate and Test dan Backtracking. —Langkah pertama untuk melakukan pelacakan dengan memilih node yang memiliki nilai terbaik (fungsi heuristik).

hill climbing

Solusi penyelesaian : S-C-B-G-I-G-H = 41

c. Best-First Search (Pencarian Terbaik Pertama)

—Merupakan gabungan dari metode Depth-First Search dengan metode Breadth-First Search dengan mengambil kelebihan-kelebihan dari metode-metode tersebut.

best-first search

Solusi Penyelesaian :

⇒ S

⇒ B, A, C

⇒ B, L, M, H, I, D, E

⇒ L, F, G, K, J, N, O, P

Demikian artikel terkait materi kuliah yang berjudul “Kecerdasan Buatan : Analisa masalah, analisa ruang, bencarian buta dan pencarian heuristik”. Untuk dapat mendapatkan materi terkait kecerdasan Buatan secara lengkap, dapat didownload melalui link berikut Matkul AI Semoga bermanfaat

Related posts

Leave a Comment