Object Oriented ProgrammingAlgoritma Pemrograman Berorientasi Objek 

Pengertian dan Konsep analisa pemrograman berorientasi objek

Pengertian

Analisis dan desain berorientasi objek merupakan cara baru pemikiran suatu masalah dengan menggunakan model yang dibuat sesuai konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatannya adalah objek, yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas tertentu.

Dalam Analisa Perancangan Berorientasi Objek (APBO), terdapat beberapa komponen penyusun. Agar dapat memahami komponen penyusun tersebut, berikut ini penjelasan dari masing -masing komponen :

a. Objek

Objek merupakan salah satu komponen utama dalam suatu analisa pemrograman, karena dengan objek tersebut kita dapat menentukan metode dan analisa yang akan kita gunakan. Berikut ini beberapa beberapa hal penting dari objek :

-Objek harus memiliki Identitas, yang berarti bahwa data objek dapat di ukur diukur dan mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas-entitas.

– Objek harus kongkrit dan jelas, seperti halnya arsip di dalam sebuah sistem konseptual yang memiliki penjadualan dalam multiprocessing pada sistem operasi.

– Objek harus memiliki sifat yang melekat pada identitasnya.

– Lebih dari satu objek dapat berbeda-beda walaupun semua nilai atributnya sama identik.

b. Kelas Objek

Kelas Objekmerupakan gambaran sekumpulan Objek-objek yang terbagi ke dalam atribut, operasi, metode, hubungan, dan makna yang sama. Dalam Suatu kelas objek kegiatan dapat mengumpulkan data (atribut) dan perilaku (operasi) yang mempunyai struktur data sama ke dalam satu grup. Kelas Objek juga dapat berfungsi sebagai wadah bagi Objek dan Dapat digunakan untuk menciptakan Objek. Objek mewakili fakta/keterangan dari sebuah kelas.

C. Istilah-istilah Objek

dalam suatu objek terdapat 3 istilah yang harus diketahui, antara lain :

  1.  Atribut : Data item yang menegaskan Objek
  2. Operasi : suatu Fungsi di dalam suatu kelas yang dikombinasikan ke dalam bentuk tingkah laku kelas
  3. Metode : Sering di sebut juga sebagai prosedur.

Karakteritik Metodologi Berorientasi Objek

Ada 3 karasteristik utama dalam Metodologi pengembangan sistem berorientasi objek, yaitu :

1.Encapsulation (Pengkapsulan)

⊕  Encapsulation merupakan dasar untuk pembatasan ruang lingkup program terhadap data yang diproses.

⊕ Data dan prosedur atau fungsi dikemas bersama-sama dalam suatu objek, sehingga prosedur atau fungsi lain dari luar tidak dapat mengaksesnya.

⊕ Data terlindung dari prosedur atau objek lain, kecuali prosedur yang berada dalam objek itu sendiri.

2. Inheritance (Pewarisan)

⊕  Inheritance adalah teknik yang menyatakan bahwa anak dari objek akan mewarisi data/atribut dan metode dari induknya langsung. Metode dan atribut objek induk diturunkan kepada objek anak, demikian seterusnya.

⊕ Inheritance mempunyai arti bahwa atribut dan operasi yang dimiliki bersama di anatara kelas yang mempunyai hubungan secara hirarki.

⊕  Suatu kelas dapat ditentukan secara umum, kemudian ditentukan spesifik menjadi subkelas. Suatu subkelas mempunyai hubungan dan/atau mewarisi semua sifat yang dimiliki oleh induknya dan ditambah dengan sifat unik yang dimilikinya.

⊕  Kelas Objek dapat didefinisikan atribut dan service dari kelas Objek lainnya.

⊕  Inheritance menggambarkan generalisasi sebuah kelas

Contoh :

–  Kereta dan pesawat adalah subkelas dari angkutan penumpang.

–  Kedua subkelas di atas mewarisi sifat yang dimiliki oleh Kendaraan Bermotor. Yaitu memburuhkan daya baik listrik atau fosil dan dapat berjalan.

–  Subkelas tersebut memiliki sifat yang berbeda, misalnya bentuk, ukuran, kecepatan serta bahan bakar yang di gunakan.

3. Polymorphism (Polymorpise)

⊕  Polimorfisme yaitu konsep yang menyatakan bahwa seuatu yang sama dapat mempunyai bentuk dan perilaku berbeda.

⊕  Polimorfisme mempunyai arti bahwa operasi yang  sama mungkin mempunyai perbedaan dalam kelas yang berbeda.

⊕  Kemampuan objek-objek yang berbeda untuk melakukan metode yang pantas dalam merespon message yang sama.

⊕  Seleksi dari metode yang sesuai bergantung pada kelas yang seharusnya menciptakan Objek.

Misalkan membuka jendela, membuka pintu, membuka surat kabar, dan membuka percakapan. Operasi-operasi diatas walaupun mempunyai nama yang sama tetapi diberikan pada obyek yang berbeda maka mempunyai makna yang berbeda.

Demikian artikel terkait materi kuliah yang berjudul “Konsep analisa pemrograman berorientasi objek”. Untuk dapat mendapatkan materi seputar APBO secara lengkap, dapat di download pada link berikut ini MatKul APBO.  Semoga bermanfaat

Related posts

Leave a Comment